Ketika kesedihan sedang menimpamu, maka menangis adalah satu jalan terbaik untuk mengurainya. Dan jika salah seorang memilih untuk bercerita kepada orang lain, maka Zia memilih untuk memendamnya sendiri. Menghadapinya hingga ia merasakan nikmatnya terluka. Wajah Qeela menjadi pandangan dan perhatian utama bagi Zia kali ini. Dan jika Dirga memilih Ambar dari pada dia biarlah. Yang penting si kecil ini tidak kekurangan kasih sayang. Cukup ia dan Dirga dulu. Tapi tunggu, jika Dirga tahu rasanya di tinggalkan. Kenapa dia meninggalkan putrinya sendiri demi wanita lain? "Kamu tega, Mas." Menyeka air mata seraya mengecupi wajah Qeela berkali-kali. Rasanya sakit sekali. Lebih sakit dari ditinggalkan ayah dan ibu dulu. Tak lama yang Zia sebut namanya memanggil, terus berdering menunggu jawabann

