Cukup siang aku bangun tidur esok harinya, sekitar jam 8 pagi dan aku langsung bangun untuk mandi. Dan aku temukan si om sudah berpakaian jas rapi duduk manis di kursi meja makan yang ada di kamar hotel. “Morning cupcake” sapanya berhenti makan dulu untuk menyapaku. “Morning…” jawabku lalu mendekat dan masih menggunakan bathrobe handuk berwarna putih seperti yang suka aku lihat di film film. “Ayo sarapan…kamu pasti laper” perintahnya setelah aku duduk di kursi makan di hadapannya. Memang hanya ada dua kursi makan juga. Jadi aku menurut makan, sekalipun aku tidak beneran laper. “Aku ada meeting jam 11 nanti, jadi kemungkinan kamu akan sendirian dulu di sini. Kamu bisa tidur lagi, dan aku sudah belikan kamu baju ganti, ada di paper bag di sofa kamar tadi” katanya bersuara. Aku mengangg

