20.Suami Kaya Raya

2513 Kata

Bergeraklah mobil pengantin memimpin di depan lalu mobil lain mengekor, termasuk mobil berisi tetanggaku. Aku yang justru risih karena di om mendadak gak jelas. Masa ciumin tangan aku terus yang dia genggam terus tentunya. “Apaan sih kamu?. Masa ciumin tangan aku terus?” jadi ngomel akunya. “Mau cium bibir kamu, takut make up kamu rusak, cupcake” jawabnya santai sekali. Hadeh…kenapa jadi seperti orang tidak waras. Jadi aku biarkan kelakuannya sampai dia berhenti sendiri. “Orang orang yang kamu ajak, itu keluargamu?” tanyaku menjeda diam kami. Kantor KUA cukup jauh dari rumah om aku, jadi butuh waktu. “Aku tidak beritahu keluargaku, jadi mereka tidak ada yang aku ajak serta” jawabnya. “Terus siapa orang orang yang kamu bawa?” tanyaku. “Pekerja kepercayaanku tentu saja” jawabnya. Me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN