“Om….” desisku tanpa sadar saat menemukan om suami sudah duduk di sofa kamar sambil merokok. Aku sudah bilangkan kalo aku lalu menemukan om suamiku saat aku terbangun tengah malam setelah tidur sepulang aku shopping di mall??. “Om?” tanyanya sambil bangkit dari duduknya lalu mematikan rokoknya di asbak samping meja kecil samping sofa yang dia duduki. “Sayang…maksudku…” ralatku setelah meringis menatapnya. Dia tertawa pelan menanggpi sambil mendekat padaku di ranjang. Buru buru aku bangkit terduduk lalu merengket takut dia marah tepat dia duduk di tepi ranjang di dekat aku. “Kamu bersenang senang hari ini?” tanyanya. “Kamu kapan pulang?” tanyaku mengabaikan pertanyaannya. “Jawab dulu pertanyaanku, apa kamu bersenang senang hari ini?” tanyanya dan dia berringsut sampai cara duduknya t

