“BU!!, BU ABBY!!!” suara Imas di depan pintu kamarku yang tidak terkunci yang membangunkan aku tidur sampai jauh siang setelah aku mabuk semalam. Ada deh sekitar jam 2 siang, aku baru bangun. “Masuk!!” jawabku dan berusaha bangkit terduduk dari tidurku. Masuklah Imas dengan pelan sekali membuka pintu kamarku dan bertahan di depan pintu yang terbuka. “Ada apa?” tanyaku lalu memegang kepalaku yang masih terasa berat dan aku masih saja merasa mual. “Itu bu…bapak suruh saya bangunkan ibu, sudah siang, sudah waktunya ibu makan siang” jawab Imas terlihat takut. Aku lupa, kalo si om suami tuan besar mereka, pasti mudah untuknya memerintah mereka sekalipun dia berada entah di mana dan aku mengabaikan panggilannya. Jarang juga si om suami chat aku. Dia tipe yang suka bicara langsung. “Bersi

