“Abby…” sudah berusaha membangunkan aku lagi aja. “Sana…aku masih ngantuk!!” tolakku sambal mendorong wajahnya menjauh karena terus ganggu aku dengan ciumannya. Semalam aja , aku di tinggal tidur sendiri. Pas pagi datang seperti ini, baru cari aku terus ganggu aku tidur. Nyebelin banget memang si om tuh. “Cupcake…kamu gak lapar?” tanyanya setelah aku memunggunginya dengan memeluk guling. “Ngantuk!!, sana kamunya” usirku lagi. Dia tertawa dulu menanggapi lalu berusaha menciumi pipiku lagi sampai aku sikut wajahnya. Bodo amat dia marah, salah sendiri. Suami mana yang meninggalkan istrinya di kamar sendirian setelah menikah?. Dia doang deh rasanya. “Okey fine Abby. Kalo kamu lapar pasti bangun juga akhirnya. Nanti aku suruh pambantu siapkan kamu makan” katanya sebelum bangkit dari tempa

