Dengan segala rasa yang memenuhi dadanya, Noel menyadari bahwa hatinya sudah berulang kali ia curahkan kepada Jessica. Berulang kali pula ia menelan pahitnya penolakan, namun ia tetap bertahan. Ia tidak mau menyerah, sebab perasaan yang ia miliki untuk wanita itu terlalu besar, bahkan terlalu dalam untuk diabaikan. Noel tahu, Jessica memiliki anak dari kehidupan sebelumnya. Itu bukan masalah baginya. Justru ia sudah menganggap Junior, bocah kecil itu, seperti anaknya sendiri. Dia begitu menyayangi anak Jessica, layaknya darah dagingnya sendiri. Tetapi tetap saja, Jessica selalu tampak menutup hati. Jessica sendiri tidak tahu kenapa, padahal mereka sudah cukup lama dekat. Noel selalu ada untuknya, selalu menunjukkan dengan terang-terangan betapa pria itu mencintainya. Apa mungkin ia masih