Bab 80

2076 Kata

Mobil meluncur pelan menuruni jalan berkelok dari puncak, kabut pagi masih menempel di pepohonan. Matteo duduk di sisi pengemudi, satu tangan tetap menggenggam lembut tangan Zenia yang berada di sampingnya. Tatapan Zenia mengikuti pemandangan hijau yang terbentang, tapi matanya sesekali menoleh ke Matteo, menatap wajah serius tapi hangat dari pria yang kini begitu dekat dengannya. “Zenia…” suara Matteo pelan, namun setiap kata penuh perhatian. “Aku akan menunggumu. Apapun keputusanmu, aku akan menghormatinya. Tapi aku ingin kau tahu… aku ingin kita bersama, selamanya.” Zenia menatap tangannya yang tergenggam Matteo, jantungnya berdetak cepat. Ada getaran hangat di dadanya, sebuah keberanian yang perlahan muncul dari cinta yang ia rasakan. Senyum tipis merekah di wajahnya. “Matteo… aku… a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN