Bab 51

1090 Kata

Matteo duduk di ruangannya yang luas, dinding kaca besar di belakangnya menampilkan pemandangan kota yang penuh gedung-gedung tinggi. Ia memutar pena di antara jarinya sambil fokus membaca berkas-berkas yang sejak kemarin belum sempat ia sentuh. Rambutnya sedikit berantakan karena ia sudah bekerja sejak pagi buta, tetapi sorot matanya tajam dan kuat—seperti biasanya. Ia sedang menandatangani laporan keuangan ketika tiba-tiba pintu ruangannya terbuka keras, seolah seseorang memang berniat membuat keributan. Matteo mengangkat wajahnya dengan kening berkerut, dan di sana—berdiri dengan senyum sinis yang mengiris udara—Carla. Carla melangkah masuk dengan hak tinggi yang mengetuk lantai marmer ruangan itu dengan suara dingin. Tubuhnya tegak, bahunya terangkat, dan ekspresi wajahnya menunjukka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN