Bab 82

2125 Kata

Matteo memasuki rumah dengan langkah tenang, namun langkahnya segera terhenti ketika melihat Zenia berdiri di ruang tamu dengan mata berbinar marah, menatap ponselnya yang masih terbuka di tangan. Tubuh Zenia sedikit gemetar, napasnya cepat, dan ada rona merah di pipinya. “Matteo… siapa wanita ini?” Zenia langsung menyodorkan ponselnya, menunjukkan foto yang ia lihat di media sosial. Suaranya bergetar antara marah dan cemburu. Matteo menatap foto itu, menghela napas panjang, dan menundukkan kepala sejenak. Ia tahu momen ini akan datang, saat Zenia melihat kedekatannya dengan orang lain. Tidak ada tempat untuk kebohongan sekarang. Zenia terus menatapnya, matanya tidak mau berkedip, menunggu jawaban yang bisa menjawab semua rasa cemburu dan ketakutannya. “Matteo… kau harus jujur! Siapa wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN