Bab 83

2155 Kata

Matteo berjalan perlahan menuju ruang bawah tanah perusahaannya, langkahnya tegas namun hatinya tetap tenang. Cahaya redup dari lampu-lampu yang menggantung di langit-langit menyorot lantai beton yang dingin. Sesampainya di pintu ruang bawah tanah, pandangannya langsung tertuju pada tubuh Carla, yang terbaring kaku di lantai. Tubuhnya telah dililit oleh ular sanca besar milik Matteo sendiri, dan napas terakhirnya telah hilang sejak beberapa menit yang lalu. Matteo hanya menatap datar. Tidak ada jeritan, tidak ada kemarahan yang meledak, hanya ketenangan yang menutupi kekosongan di ruang itu. Tangannya menyalakan ponsel, dan dengan cepat ia menelepon anak-anak buahnya. Suaranya tetap datar, namun setiap kata yang keluar mengandung ketegasan yang tak bisa ditawar. “Lima orang, segera ke ru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN