🌙19

1050 Kata

Nadira melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah sambil menatap Ayu yang sejak tadi masih senam senyum sendiri lalu menutup pintu dan mengunci pintu tersebut. Ayu menggandeng putrinya lalu di duduk di sofa ruang tamu. Ia pensaraan denagn keseruan hari ini yang di alami Nadira. Tatapan Ayu begitu lekat sambil menaik -nurunkan alisnya seolah memang ingin menggoda putrinya. "Gimana? Cerita dong," tanya Ayu pada Dira. "Gimana apanya sih?" jawab Dira bingung dengan pertanyaan Ayu. "Ustad Rafly? Ganteng ya?" tanya Ayu memberikan puhian. "Ganteng," jawab Dira lirih. "Baik kan?" tanya Ayu semakin penasaran dengan respon Dira yang terlihat datar -datar saja. "Baik. Kenapa sih, Ma? Kok Pak Ustad panggil Mama juga dengan sebutan Mama? Kenapa gak Ibu? Kan lebih umum?" ucap Dira masih merasa an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN