Teriakan Rafly membuat Umi dan Abinya terbangun lalu berlari ke arah kamar Rafly. "Fy! Rafly ... Kenapa kamu?" panggil Abi Haidar sambil mengetuk pintu dengan keras. Angel yang sudah membuka sebagian kancing bajunya pun menoleh sekilas ke arah pintu kamar dan memutar anak kunci itu dengan rapat. "Kamu mau apa lagi, Ngel! Jangan gila kamu!" teriak Rafly dengan keras. "Aku cuma mau jadi istri kamu, Fy!" jawab Angel dengan suara tak kalah lantang. Obsebsi Angel terhadap Rafly sungguh besar sekali. Angel sudah menunggu waktu ini. Jangan sampai ia gagal lagi mendapatkan Rafly seutuhnya. Angel berjalan selangkah demi selangkah dan etrsenyum licik. "Kalau kamu tidak bisa merubah sikap kamu. Sampai kapan pun kamu tidak akan memiliki teman, Angel," sentak Rafly pada Angel. Rafly sdah gemas d

