Nadira sudah tak bisa menangis lagi melihat beberapa alat kesehatan yang entah apa namanya itu menempel di tubuh Ayu. Sampai detik ini, Nadira tidak tahu, apa yang terjadi pada Mamanya. Kenapa bisa tidak sadarkan diri dan kenapa harus dirujuk? Bukankah bisa saja ini hanya situasi kaget biasa saja. Mama Ayu membaca surat peringatan itu dan syok. Padahal bisa ditunggu sadar lagi. Tapi kenapa harus di bawa ke rumah sakit. Nadira juga heran dengan Bu RT yang nampak terbiasa menyiapkan semuanya dan benar saja, apa yang dibutuhkan oleh pihak rumah sakit tersedia di dalam tas. Apa Bu RT tahu sesuatu? Kenapa malah Nadira yang seperti orang bodoh tidak tahu apa -apa. Apa mungkin Nadira selama ini terlalu cuek? "Nadira ... Kamu bisa istirahat dulu kalau lelah. Di sana ada mushola kecil, kalau ka

