35

1054 Kata

Rey masih tertidur pulas di sofa empuk yang ada di ruang keluarga di lantai atas tepat di depan kamarnya yang kini dihuni gadis manis yang bertbuh mungil. Gadis cantik yang bakal menjadi istrinya tidak lama lagi. Kedua tangannya terlipat di depan dad4. Raut wajahnya sangat tampan dan sama seklai tak memiliki beban hidup. Padahal lelaki itu jomblo akut dan memiliki sebutan perjaka tua. Bahkan wajahnya saat ini malah terlihat sedang tersenyum bahagia. Lova mengerjapkan kedua matanya pelan dan terbuka perlahan. Ia menatap atap langit rumah yang sama sekali asing banginya. Tapi, wangi aroma ini sangat familiar. Kedua mata Lova mengedar dengan cepat untuk mengetahui ia sedang berada dimana. Lova juga berusaha mengingat apa yang terjadi sebelum ini. Lova terduduk dengan cepat dan membuka se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN