Sesampai di dapur, Rey melepas genggaman tangannya di tangan Lova. Lova berdiri di sisi meja dan menatap pergerakan Rey yang berjalan menuju rak piring dan mengambil gelas panjang lalu mengisinya dnegan air putih dari dispenser. Tidak dingin dan tidak hangat. Air di dalam gelas itu diberikan kepada Lova. Lova menerima gelas itu sambil mengucapkan kata terima kasigh dan meneguknya hingga air itu habis tak bersisa di dalam gelas. Lova meletakkan gelas itu di meja. Pergerakan Lova baru saja tak luput dari pantauan Rey yang menatapnya begitu lekat. "Kamu haus sekali?" tanya Rey pada LOva. "Hu um ... " jawab Lova sambil mengelasp sisa air yang terasa bersisa di dekat bibir. "Mau makan?" tanya Rey pada Lova. "Indomie? Mau goreng atau rebus? Atau super bubur? Atau cemilan lain, roti ada, bi

