Acara belum usai, Lova yang nampak marah langsung turun dari panggung menuju taman disamping rumah. Memang tidak besar tamannya tapi cukup membuat tenang dan nyaman. Lova duduk di kursi taman yang terbuat dari besi. Rumahnya ramai hingga tidak ada yang tahu kalau ia menyelinap pergi ke taman kecil nan indah itu. Lova melemparkan makanan ikan ke kolam kevil di depannya. Ya, kolam itu dibuat oleh sang Papa atas permintaannya yang ingin merawat ikan cupang. Jelas ya, ikan cupang. Lova sangat suka sekali. Apalagi mereka bertarung, Lova akan menjadu wasit yang berteriak -teriak mengadu domba sang ikan. Pemenangnya akan ia masukkan ke aquarium kecil dan diletakkan dikamar tidurnya dengan tulisan 'The Winner.' Tapi, akhir -akhir ini, waktunya habis untuk menjadi pacar pura -pura Rey. Makanya,

