Tampak mulut Bella ternganga mendengar ucapan dari pria asing yang telah menolongnya. Dirinya benar-benar tidak pernah menyangka, jika di dunia ini ada orang yang seakan-akan bisa membaca pikirannya. “Tutup mulutmu jika nggak pingin kemasukan lalat,” ucap pria tampan itu santai. Seketika Bella segera menutup rapat mulutnya. Wanita cantik itu sungguh tidak habis pikir dengan pemikiran lelaki tampan yang berada di dekatnya. Bagaimana bisa ada seorang pria yang bermulut pedas layaknya mulut emak-emak. “Saya tidak ingin merepotkan Anda lagi, Tuan. Sudah cukup saya merepotkan Anda sejak tadi,” ucap Bella pada akhirnya. Wanita itu berkata sambil menundukkan kepalanya. Dirinya merasa tidak enak hati kala harus merepotkan lelaki asing yang baik hati itu kembali. Namun, sepertinya niat Bella t

