Keesokan harinya Ibra langsung membawa istrinya pergi ke Swiss. Di samping untuk berbulan madu, pria tampan pemilik mata elang itu ingin menunjukkan sesuatu pada sang istri. Keluarga Ibra masih menikmati liburan di perkebunan. Hilya yang merengek ingin ikut kakak iparnya, tapi dilarang oleh semuanya. Gadis cantik itu hanya bisa memasang wajah cemberut. Dia tidak mengerti kenapa dia tidak boleh ikut. ‘Kenapa harus dilarang, sih? Kan nanti tidurnya juga di kamar yang terpisah. Nggak mungkin juga aku ganggu. Ish … semuanya emang nggak asik!’ gerutu Hilya dalam hati. Selama dalam perjalanan menuju bandara, Ibra tak pernah melepaskan genggaman tangannya. Lelaki itu terus menggenggam tangan sang istri seakan takut akan ditinggal oleh Bella. Bella tidak menduga, jika mereka akan menggunakan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


