Nayara sudah pindah ke kamar rawat inap. Ia sudah mendapatkan perawatan intensif setelah siuman dari ketidak sadarannya selama dua hari. Di hari pertama sempat bergerak tangannya namun kembali seperti semula. Lalu di hari kedua saat Utama pergi ke Bali. Nayara siuman. Saat Nayara siuman, ia mngabsen keberadaan orang -orang yang ada di pikirannya. Orang pertama yang Nayara sebut adalah Denis lalu Dendra, baru Nayla dan Utama serta Kakek Mahesa. Nayla sempat bingung dan kaget. Kenapa Nayara memanggil nama Denis. Sedangkan Denis itu suami Nayara saat ini. Tapi, Nayla tidak peduli, mungkin itu hanya sebuah kebetulan saja. Pagi ini, Nayara sudah bangun, ia duduk bersandar di sandaran ranjang rumah sakit. Perutnya masih terasa sakit akibat pendarahan. Jadi, bukan pendarahan, tapi bekas s

