30

1020 Kata

Rombongan bis yang membawa masing -masing kelompok mahasiswa sudah sampai tepat di depan rumah. Rama adalah orang pertama yang melihat Naya sedang bersenda gurau dengan Denis, dosennya. Belum lagi mobil Denis juga parkir di depan rumah kepala desa Sastra. Cika juga menatap sinis pada wajah Nayara yang terlihat semakin menjengkelkan itu. Ia pikir, Naya bakal mundur di KKN ini. Ternyata malah sudah datang duluan dengan dosnenya sendiri. Kenapa bukan dia? Menyebalkan sekali, umpat Cika di dalam hati. Bis kecil itu berhenti dan semua anggota kelompok pada turun. Rama berjalan lebih dulu menuju halaman rumah Pak Sastar. Tatapannya begitu tajam ke arah Nayara yang masih tertawa dengan senyum menawan bersama Denis. "Naya!" panggil Rama dengan suara keras. Rama sengaja memanggil Naya denagn la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN