Di ruang makan, suasana makan siang itu terasa panas padahal hawa di desa itu sangat dingin. Rama terus menatap Nayara denagn tajam tanpa berkedip hingga semua anggota yang lain merasa risih dan segera menyelesaikan makan siangnya. Nayara pun mulai terganggu dan segera menghabiskan makanan dipiringnya yang masih banyak. Tanpa sadar memang ukuran makan Nayara bertambah dibanding biasanya. Nayara semakin menggendut. Kehamilan di empat bulan ini saja, tubuhnya sudah bertambah sekitar lima kilogram. Sangat subur dan sehat sekali. "Gak usah buru -buru Naya. Gak ada yang kejar juga," ucap Rama tiba -tiba sambil menatap Nayara yang terlihat gelisah. "Naya mau tidur," jelas Naya lagi. "Kamu gak lihat jadwal? Hari ini kita bakal jalan ke balai desa dan membuat acara perkenalan," jelas Rama la

