65. Si Merah

2076 Kata

Back to Ara’s POV Mas Davka marah. Sedari tadi dia terus mengacuhkanku, bahkan tidur pun dia memunggungiku. Aku tahu aku salah, tetapi Mas Davka yang seperti ini benar-benar seperti anak kecil. Oh, ya ampun! Kenapa aku harus lupa mengganti nama kontak Mas Davka? Dia pasti sangat tersinggung dengan nama kontak yang kuberikan padanya. “Kamu samakan Mas dengan bubuk cabai murah yang bikin sakit perut itu, Ra? Keterlaluan!” begitu ketusnya sebelum dia naik ke ranjang dan berbaring memunggungiku. Ya meskipun boncabe memang murah, tapi bagiku cukup enak kalau dicampurkan ke dalam mie instan. Perkara level, ya salahkan sendiri kenapa dulu kalau bicara padaku selalu menyakiti hati? “Mas Davka ...” aku memeluknya dari belakang, dan Mas Davka hanya bergeming di posisinya. “Aku minta maaf.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN