Tidak berapa lama Bima dan Liana sampai ke apartemen sesuai alamat yang Daddy Bima berikan. Bima menatap takjup saat apartemen ini masuk di kawasan apartemen elit. Daddy-nya tidak tanggung-tanggung memberikannya hadiah. Bima memasukkan mobilnya di basment yang ada di sebelah kiri gedung. Pria itu membukakan pintu untuk istrinya, Liana segera keluar dan membantu Bima membawa barang-barang mereka. “Sepertinya hidupku akan terjamin,” ucap Liana dalam hati. “Biar aku saja yang bawa. Kamu bawa tas kecil aja!” ucap Bima saat Liana akan menarik koper. “Kasihan kamu kalau bawa sendirian,” ujar Liana. “Aku saja,” tegas Bima tetap keukeuh. Liana menghentakkan kakinya kesal. Perempuan itu menatap punggung Bima yang sudah terlebih dahulu berjalan. Awas sajak kalau Bima manisnya saat pengantin