22

807 Kata

Matahari sudah menampakkan sinarnya. Safira menggeliatkan tubuhnya karena badannya merasa tertindih sesuatu yang berat. Ia pun mengerjapkan matanya melihat keadaan sekitar. Ia ingat kemarin ia ketiduran dan sampai lupa dengan Kafka. Safira akan bangun tapi tangan Kafka begitu erat memeluk pinggangnya. Ini sudah menjadi kebiasaan Kafka ia selalu tidur dengan memeluk Safira. Safira membalikkan badannya menatap wajah Kafka. Wajah pria yang sangat ia cintai dari dulu  sampai detik ini. Safira melihat wajah tidur Kafka yang tenang dan damai. Ia sangat menyukai wajah Kafka saat tidur karena ia seperti anak kecil yang tanpa dosa. Tapi kalau lagi bangun jangan ditanya deh. Sifat mesumnya pasti akan kumat. Apalagi kalau sifat mesumnya lagi kumat bisa-bisa Safira jadi sasaran empuk suaminya. Walaup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN