Bab 7

1091 Kata

Elmira tertawa pelan. Bukan tawa bahagia, melainkan suara getir yang nyaris seperti luka yang ditertawakan agar tak terasa. “Jangan khawatir,” ucapnya akhirnya, dengan mata yang menatap langsung ke arah Malik. “Aku tidak akan jatuh cinta padamu.” Malik diam. “Bahkan menyukaimu saja… tidak pernah terlintas,” lanjut Elmira, suaranya tenang namun penuh ketegasan. “Aku tahu siapa aku di matamu. Aku hanya istri kontrak. Seseorang yang kau pilih bukan karena perasaan, tapi karena kebutuhan citra. Dan aku juga ingat, ini semua akan berakhir dalam enam bulan.” Ia menatap mata Malik dalam-dalam, seperti ingin memastikan bahwa kalimat itu tertanam jelas. “Enam bulan, Malik. Dan aku tidak pernah lupa itu. Jangan takut. Aku tahu batasanku. Aku tahu tempatku.” Malik tak menjawab, tapi sorot matan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN