Pagi itu, udara di Jakarta terasa lebih berat dari biasanya. Gedung Pengadilan Tinggi dipadati wartawan, aktivis, dan masyarakat yang penasaran dengan sidang besar yang akan menentukan nasib Surya Group. Di tengah kerumunan itu, Elmira melangkah dengan tubuh sedikit gemetar. Malik menggenggam tangannya erat, memberi kekuatan. Rendra berjalan di samping mereka, ekspresinya tegang tapi mantap. Flash kamera menyilaukan, puluhan mikrofon diarahkan ke wajah Elmira. “Bu Elmira! Benarkah Anda yang membocorkan dokumen Surya Group?” “Bagaimana dengan video skandal yang beredar? Apakah benar itu Anda?” “Apakah suami Anda masih percaya pada Anda setelah semua ini?” Elmira sempat ingin berbalik, lari dari sorotan itu. Tapi suara Malik menahan langkahnya. “Mir,” katanya lirih tapi tegas, “ingat
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


