"Dan akhirnya, selalu ada batas untuk setiap perjalanan. Selalu ada kata pisah untuk setiap pertemuan. Selalu ada kata selesai untuk sesuatu yang pernah dimulai." ----- "Sovia ... " Nama itu keluar begitu saja dari bibir Rayhan ketika ia mendapati mantan kekasihnya tersebut sudah duduk dengan santai di sofa. Ia tentu saja heran, bagaimana bisa Sovia masuk bahkan bisa-bisanya sekarang berada di kamarnya. "Iya, ini emang aku, Sayang," jawab wanita itu sekedarnya. "Kamu ... kenapa bisa ada di sini?" "Kenapa?" Alis mata Sovia tampak terangkat tinggi. "Kamu bingung kenapa aku bisa ada di rumah bahkan berada di kamarmu?" tebak wanita itu. "Bukan perkara sulit bagiku untuk menyelinap masuk ke rumahmu, Rayhan Sayang." "Sovia ... " panggil Rayhan. "Jangan gila! Tolong jangan berbuat di luar

