Untuk sesaat Vernon membeku di tempatnya. Mata tuanya menatap nanar ke depan sementara otaknya terus berpikir keras. "Singkirkan selada ini dari hadapanku Ren! Hera memang kejam padaku, bisa-bisanya dia menaruh sayur itu di sini, dia pikir aku kambing apa!" Semua orang terkekeh mendengar ucapan Vernon, tak terkecuali Hera dan Meli juga Indah. "Banyak makan sayur bermanfaat bagi kesehatan Yah, selada kaya akan serat yang baik untuk pencernaan Ayah," celetuk Hera di depan alat pemanggang. "Bagaimana bisa kau menaruh satu kilo selada per seratus ons daging yang aku makan, itu berarti kau sengaja mau membuatku diare," tuduh Vernon. "Ya baiklah, akan aku singkirkan selada pengganggu itu Yah." Berjalan mendekat, Hera mengangkat baskom plastik berisi daun segar itu dan memindahkannya di meja

