"Soal apa Mom?" Tanya Zayn. "Memangnya kau mau bicara apa," sambung Vernon. 'Sial! Aku harus jawab apa ini. Dasar pengacau!' "Hm. So ... Soal ..." 'Matilah kau Hera! Otakmu dipenuhi dengan perangkap jahat tapi untuk memikirkan jalan keluar masalah sepele seperti ini saja nggak becus,' Hera terus memaki dirinya dalam hati. "Hera," panggil Vernon. "Iya Yah." Hera terkesiap. "So ... Soal ..." 'Wanita licik! Jika kau masih ingin bermain-main, aku juga bisa.' Irene mengangkat satu sudut bibirnya. Seringai itu muncul seiring dengan kepuasan tersendiri saat melihat raut wajah ketakutan yang tergambar jelas di wajah Hera. "Kita bicarakan soal itu nanti saja di rumah, Kakek, Sayang. Sekarang sebaiknya kita pulang," kata Irene. Dapat Irene lihat dengan ekor matanya ketika Hera menghembuskan

