124. Malaikat Kecil

1702 Kata

"Cih! Dasar preman kampung, menghadapi musuh saja tidak ada takutnya sama sekali, giliran menemani istri melahirkan sampai jatuh pingsan." Vernon tak henti memarahi cucunya. Hampir dua puluh menit Zayn pingsan, setelah ditangani oleh dokter dan diberi segelas teh manis hangat, kondisinya sudah jauh lebih baik sekarang. "Apa aku suka kalau pingsan begini? Aku juga memilih untuk tetap kuat dan menemani istriku sampai akhir," dengus Zayn. "Dasar payah," ledek Vernon. "Kakek tidak tahu bagaimana rasanya saat melihat belahan jiwa kita kesakitan seperti itu. Aku ikut mulas dan mengejan ketika melihat Irene mengejan, rasanya hatiku sangat sakit melihat perjuangannya begitu berat demi mengeluarkan buah hati kami dari dalam perutnya. Aku tidak sanggup Kek, sungguh ... Seandainya saja bisa, aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN