75. Janggal

1938 Kata

"Sayang, bagaimana hasilnya?" Baru saja Zayn dan Irene menginjakkan kaki di ruang tengah, Hera sudah menodongnya dengan pertanyaan. "Lho, Mommy sudah pulang? Tumben?" Zayn mengajak istrinya duduk di sana. "Iya. Mommy sengaja pulang lebih awal, tadinya Mommy mau menyusul kalian ke rumah sakit, tapi tidak jadi. Leo bilang kalian sudah pulang," celoteh wanita paruh baya itu. "Lalu bagaimana hasilnya?" Giliran Vernon angkat bicara. "Masih belum berhasil, Kek. Aku belum hamil," lirih Irene. "Bersabarlah cucuku yang cantik. Kau memiliki hati yang mulia, Kakek yakin hidupmu terberkati, Tuhan pasti akan memberikan kepercayaan pada kalian untuk memiliki anak. Ini hanya masalah waktu Sayang." "Iya." Hera mendekati menantunya, membawa Irene ke dalam pelukannya. "Jangan bersedih, kalian masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN