Dompet hitam di gemggamn Lia seolah ingin di lempar ke jalan. Percuma kan memiliki dompet tanpa ada isinya. "Berapa tadi, Mbak jumlahnya? Tiga ratusan ya?" tanya Lia berpura -pura untuk mengulur waktu dan kembali membuka dompet hitamnya. Siapa tahu ada keajaiban? Petugas mini market itu mentaap Lia seolah sedang mengerjai dirinya. ini siang bolong. Ibarat seseorang yang bekerja berada di titik yang paling tinggi tingkat kelelahannya dan tingkat kesetresannya. "Iya Kak, benar sekali tiga ratus delapan puluhan hampir empat ratus ribu. Kakak mau bayar cash atau pakai kartu debit? Atau mungkin pakai kartu kredit? Pakai Q- ris juga bisa? Atau e -wallet lainnya. Semua bisa tanpa ada biaya tambahan alias gratis admin," ucap petugas mini market itu tetap berusaha tersenyum dan sesekali melihat

