Lia menggelengkan kepalanya pelan sekali, lalu menjawab, "Gak. Gak ada yang sakit, Kak." Kedua matanya masih mengerjap pelan, rasa takut, bingung, cemas, dan rasa nyaman bersatu menjadi rasa nikmat sekali. Ternyata jika berciuman dengan orang yang kita cintai itu memang meningkatkan hormon perasaan bahagia dan senang. Tangan kiri Radit masih memegang pinggang Lia, dan satu tangan yang lain memegang dagu Lia yang tak begitu runcing namun selalu menggemaskan Radit. Dagu yang berbetuk bulat dan memiiliki banyak lesung saat tersenyum, membuat Lia terlihat sanagt cantik dan manis sekali. Itulah mengapa Radit sangat suka dengan senyum Lia. "Yakin gak ada yang sakit?" tanya Radit memastikan. Radit sempat menggigit bibir bawah Lia hingga gadis itu mengaduh lirih sekali lalu membuka bibirnya. "B

