230

1673 Kata

Bulu kuduk Lia merinding hebat, adrenalin tubuhnya mulai memuncak lagi. Fix, Lia mulai terangsang dan ingin lagi mengulang. Bagian bawahnay juga sudah mulai berdenyut rasanya ingin di sumpal kembali dengan keris sakti yang ternayta membuat candu. Bentuk keris sakti itu sangat bagus dan enak di pandang ternyata enak juga di pakai. Lia tak menjawab tapi tubuhnya terlihat membuka dan mempersilahkan Radit untuk mengulang kejadian malam yang terasa kurang sempurna itu. Radit terus menciumi punggung Lia dan mengusap dadanya yang masih kencang. Putingnya terus di pilin lembut hingga mengeras dan siap masuk ke dalam mulutnya untuk di hisap. Radit sesekali melihat pantulan cermin yang memperlihatkan reaksi Lia dari cermin itu. Lia nampak menikmati sedikit meringis tapi seringnya mendesah lirih s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN