KELUAR RUMAH SAKIT

1418 Kata

Jelita dan Sena akhirnya pulang ke rumah. Pram mengantarkannya hingga tiba ke Rumah Asri. Ibu Ajeng menyambutnya dengan bahagia, “Cucu ibu lahir juga.” “Lucunya,” Ibu Ajeng menggendong Sena dengan hati hati. “Sena tampan sekali. Kamu sepertinya akan jadi rebutan anak perempuan nantinya. Jelita tergelak karena merasa senang menerima sambutan dari ibu kos nya itu. “Maaf saya telat info ibu, waktu itu serba mendadak,” jelasnya. “Tidak apa apa. Untung saja ada pak dokter tampan ini,” Ibu Ajeng menggoda Pram. Ia sudah mendengar ceritanya dari Jelita kalau saat kejadian, dokter Pratama Wisesa sedang ada di rumah dan mengantarkannya ke rumah sakit. “Kalau saat kejadian ada di rumah, ibu dan bapak pasti mengantarkanmu ke rumah sakit.” “Iya buk, saya hanya bersyukur kalau semuanya lancar t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN