Syafa berjalan masuk ke dalam rumah, ia tidak bisa membiarkan dirinya berlama-lama bersama Saddam. Rumah tangganya dan Mahesa diambang perpisahan. Hati Mahesa sudah sulit kembali ia dapatkan. Walaupun, dalam hati kecilnya, Syafa juga sama, ia tidak memiliki perasaan apapun. Masih sama sejak awal menikah, hambar, datar dan tidak menyenangkan. Saddam mengajak Syafa bermalam di apartemen miliknya beberapa malam. Saddam mengatakan, dirinya sulit mengendalikan diri bila istrinya melarang mendekat dalan beberapa pekan. Saddam baru mendapatkan bayi lelaki, itu membuat Saddam harus mengalah, dan tidak bisa mendapatkan hak nya. Syafa bisa saja menyetujui itu, namun Syafa tidak memiliki alasan yang pas agar ia bisa pergi beberapa hari. Mahesa sudah mengenal sebagian besar partner dan staf Syafa. I