Mata Freya langsung membesar.Wajahnya memanas dalam hitungan detik. “Ga-Gavin…” Sementara Gavin tetap menatapnya tenang dari jarak yang sangat dekat.Tatapan pria itu turun ke bibir Freya sesaat sebelum kembali menatap matanya.“Kamu gugup lagi,” gumamnya rendah. Freya buru-buru memalingkan wajah.“Ya habis Anda ngomongnya aneh terus…” Gavin terkekeh pelan.“Aneh di mana?” tanyanya santai. “Bukannya kita memang sudah pernah melewati malam bersama?” Freya langsung menutup wajahnya sendiri karena malu.“Jangan dibahas terus…” Namun Gavin justru semakin mendekat sedikit hingga kedua tangannya menahan dinding di samping tubuh Freya. Membuat Freya benar-benar terpojok.Jantungnya langsung berdetak tidak normal.“Dokter…” gumam Freya pelan, “Anda sengaja ya?” “Sengaja apa?” “Menggoda saya.” S

