Chapter 122

1579 Kata

Aleana menggenggam tangan Liliana saat mereka tiba di depan gedung pengadilan. Hari ini adalah hari di mana sidang terakhir Lutfi atas tindak kejahatan yang telah ia lakukan. Karena itu, Aleana ingin menemani Liliana melewati persidangan tersebut. Membantu menguatkan wanita paruh baya tersebut. “Semuanya akan baik-baik saja, Ma,” ujar Aleana yang diangguki oleh Liliana. Setelahnya, mereka berdua pun melangkah masuk ke dalam gedung pengadilan lalu memasuki ruang persidangan. Aleana dan Liliana pun memutuskan untuk duduk di kursi dengan baris paling depan. Dan mungkin karena Lutfi adalah salah satu tokoh publik, jadi cukup banyak orang yang hadir dan wartawan yang meliput persidangan ini. Selama menunggu persidangan dimulai, Aleana tak pernah melepaskan genggamannya dari Liliana. Sampai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN