“CAROLINE!” teriak Lutfi begitu pulang ke rumah. “CAROLINE! DI MANA KAU?! CAROLINE!” “Tuan,” sambut Andine yang terlihat panik setelah mendengar teriakan Lutfi dengan Ratu yang berada di gendongannya. “Pa ... pa ...,” sahut Ratu sembari mengulurkan kedua tangannya pada Lutfi. “Di mana Caroline?!” tanya Lutfi pada Andine dengan sedikit meninggikan suaranya, mengabaikan Ratu yang ingin digendong olehnya. “Nyonya sedang keluar, Tuan,” jawab Andine takut saat melihat wajah merah padam sang Tuan. “Ke mana?!” tanya Lutfi. “Saya juga kurang tahu, Tuan,” jawab Andine sembari menunduk. Baru saja, Lutfi hendak kembali membuka suara, ia telah mendengar suara Caroline yang baru saja pulang. Tak berapa lama kemudian, Caroline masuk ke dalam rumah dan terkesiap ketika melihat Lutfi yang telah be

