Tok... Tok... Tok... “Masuk!” pinta Ethan yang tak lama kemudian, Esme masuk ke dalam ruangannya. “Anda memanggil saya, Sir,” ujar Esme setelah berhenti beberapa langkah dari meja kerja Ethan. “Hentikan pencarian Lutfi,” pinta Ethan. “Maaf, Sir?” tanya Esme yang ingin memastikan bahwa ia tak salah dengar. “Aku juga ingin mencabut tuntutan terhadap pria itu,” ucap Ethan. Selama beberapa saat, Esme hanya membisu di tempatnya. Ia masih tak percaya dengan apa yang baru saja pria itu katakan. Ethan yang selama ini menggebu-gebu ingin menemukan Lutfi lalu menghukumnya, kini berubah pikiran hanya dalam semalam. ‘Apa yang terjadi?’ batin Esme bingung. “Apa yang kau lakukan? Kenapa kau hanya berdiri di sana?” tanya Ethan yang membuyarkan lamunan Esme. “B, baik, Sir. Saya akan melakukan per

