Chapter 57

1424 Kata

Perlahan, mata Aleana terbuka dan langsung menyipit saat merasakan sinar matahari yang menembus masuk ke dalam kamar inapnya. Ia lalu menoleh pada Ethan yang masih tertidur di sampingnya sembari memeluknya. Setelah kejadian kemarin, dokter memang menyarankan agar ia dirawat beberapa hari di rumah sakit. Ethan pun bersikeras untuk menemaninya di sana dan tak ingin pulang walaupun ia telah memaksa pria itu untuk beristirahat di rumah. “Kau sudah bangun?” gumam Ethan dengan mata yang masih tertutup. “Sejak kapan kau bangun?” tanya Aleana balik. “Beberapa saat yang lalu,” jawab Ethan. “Kalau sudah bangun, kenapa kau tidak membuka mata?” tanya Aleana yang membuat Ethan langsung membuka matanya. “Mataharinya terlalu silau,” jawab Ethan asal. “Kau bisa menutup tirainya,” ucap Aleana. “Kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN