Aleana menghentikan langkahnya tepat sebelum ia mencapai pintu, di mana Lutfi dan Delia tengah menunggu di sana. Ia lalu menghela napas panjang kemudian kembali melanjutkan langkahnya menuju Lutfi dengan penuh tandanya tanya. Apa yang pria itu inginkan sampai datang ke rumahnya? “Kau mencariku?” tanya Aleana begitu tiba di hadapan Lutfi. Deg! Seketika, jantung Lutfi berdegup kencang ketika melihat Aleana berdiri di hadapannya. Hari ini, wanita itu benar-benar terlihat sangat cantik seperti biasa. Dan selama beberapa saat, pria itu hanya membisu di tempatnya tanpa menjawab pertanyaan Aleana. Ia bahkan sama sekali tak bergeming ketika melihat wanita itu. “Halo,” sahut Delia yang berada di samping Lutfi, membuat perhatian Aleana teralihkan pada gadis itu. “Perkenalkan, aku Delia, keponaka

