Chapter 90

1429 Kata

“Sialann!” maki Caroline seraya melempar beberapa foto ke lantai dengan kasar lalu menginjak-injak foto tersebut penuh amarah. Foto di mana Lutfi dan Aleana berciuman. “Ternyata wanita jalangg itu masih belum sadar diri juga! Beraninya dia mencium Lutfi!” makinya. Caroline lalu menghela napas gusar. Namun tak lama kemudian, ia menyeringai penuh kemenangan sembari bersedekap. Walaupun ia kesal melihat foto Lutfi dan Aleana berciuman, tapi setidaknya ia berhasil menjalankan rencananya tadi malam. Meskipun tidak sempurna seperti rencana awalnya. Ia pun mengambil ponselnya yang berada di atas tempat tidur. Mengutak-atiknya sebentar kemudian memutar sebuah video pendek yang berdurasi tak sampai 1 menit. Flashback On. “Ayo! Aku akan membawamu ke tempat aman,” ajak Caroline kemudian langsung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN