“Alea, kau ...” Seketika tubuh Aleana menegang ketika melihat tatapan Ethan yang tampak seperti terkejut ketika melihatnya. Pikirannya pun langsung melayang ke mana-mana. “A, ada apa?” tanya Aleana gugup. “Alea ...,” ucap Ethan memberi jeda yang membuat Aleana semakin gugup. “Alea, kau lupa kalau hari ini kita harus membawa Grey ke dokter?” “Hah?” tanya Aleana melongo. “Grey harus imunisasi campak?” tanya Ethan. “Ah! Kau benar!” seru Aleana yang baru mengingat kalau hari ini adalah jadwal imunisasi Greysia. “Ya, ampun! Aku benar-benar melupakannya!” “Kalau begitu, kami siap-siap dulu,” ucap Aleana kemudian bergegas membawa Greysia pergi dari sana. Meninggalkan Ethan yang hanya mengulas senyum tipis. Setelah Aleana benar-benar menghilang dari pandangannya, senyum Ethan seketika lunt

