30. Positif

1445 Kata

Emma berdiri di depan wastafel kamar mandi. Pandangan matanya tertuju pada alat pengecek kehamilan yang berjajar di depannya. Semua hasilnya menunjukkan garis dua. Itu berarti dia sedang hamil. Tapi alih-alih senang dan berhambur ke pelukan suaminya, Emma malah masih berdiri diam di sana. Rasanya dia tidak sanggup menjalani kehamilan ini. Tapi Emma teringat kalau anak dalam kandungannya ini tidak bersalah. Yang salah adalah suaminya. “Sayang,” panggil Doni sambil mengetuk pintu kamar mandi, membuat Emma tersadar dari lamunannya. “Iya, Mas,” jawab Emma. “Gimana, Sayang? Udah belum?” Emma membuka pintu kamar mandi. Dia melihat suaminya dengan tatapan datar dan senyum yang dipaksakan. “Gimana, Sayang? Positif gak?” tanya Doni dengan antusias. “Positif, Mas,” jawab Emma. “Positif? Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN