Di kamar hotel Gibran melepaskan jas pengantinnya dan menatap ke arah istrinya yang tertidur setelah meminum vitaminnya. Gibran mengambil air dan meminumnya hingga tandas. Jujur saja, Gibran lebih khawatir dengan keadaan istrinya daripada memikirkan acara pernikahannya yang masih harus ia lakukan malam hari nanti. Tadi, Gibran sempat berbicara dengan istrinya dan meminta istrinya untuk istirahat saja, tapi istrinya bilang ingin tetap keluar untuk menghormati tamu suaminya dan juga papa Roni. Padahal Gibran bisa mengatakan jika keadaan istrinya tak baik-baik saja jadi tak bisa bergabung di acara nantinya. Setelah istirahat cukup lama, Gibran bangun dari duduknya dan berniat untuk mandi. Namun pergerakan dari istrinya membuat Gibran urung dan memilih untuk menghampiri istrinya yang sudah

