"Wah waaah, lihat siapa manusia yang sangat rajin ini," Bata berjalan menuju dapur mendekati Syena yang sedang sibuk memasak sesuatu. "Kamu sudah bangun?" Syena menyapa santai. "Kenapa kamu sudah melakukan berbagai hal dari pagi-pagi sekali, hm? Bahkan tadi aku lihat kamar yang kamu tempati semalam juga sudah rapi, dan apakah kamu juga sudah mandi?" Bara keheranan sekaligus takjub sambil mengendus memastikan kalau Syena benar-benar sudah mandi atau belum, tapi dari penampilannya saja sudah terlihat kalau ia tampak sangat segar. Syena tertawa sambil memperhatikan wajah Bara yang berdiri tepat disampingnya, "kamu baru cuci muka? Kamu tidak mengeringkannya?" "Bukannya kamu bilang akan lebih baik setelah mencuci muka biarkan saja dia kering sendiri tanpa harus dikeringkan?" "Waah, kamu

