Nara akhirnya bisa bernapas lega ketika makan malam yang serasa membakarnya itu berakhir. Orang-orang mulai beranjak dari meja makan, mempersiapkan diri pulang ke rumah masing-masing. Termasuk Bagas yang memutuskan untuk pulang, sedangkan Sean memilih tetap tinggal dengan alasan besok weekend jadi mau liburan di sini sehari. Sementara Nara? Kalian pasti tahu jawabannya apa. Meskipun Nara ingin pulang dan beristirahat di ranjang empuk, tetap saja seseorang yang lebih dominan akan mencengkram kuat dirinya dan membawanya ke mana-mana. Nara yang malang, tapi nyatanya ia baik-baik saja diperlakukan seperti itu. Walau sedikit tertekan juga, tapi semua masih bisa ia lalui dengan sedikit gerutuan. "Kau yakin tidak mau tinggal semalam di sini?" Nara mempertanyakan kesungguhan Bagas, berharap laki

