Malam ini, keluarga Rex sudah berkumpul di ruang keluarga. Alleia berada di samping papanya dan mencengkram lengan papanya dengan erat. Di hadapannya ada Braga, Ziona dan kedua orang asing yang mereka yakini adalah ibu dan ayah kandung Braga. Rex masih bungkam, begitupun Intan yang menurut saja apa kata suaminya. Alleia meremas-remas lengan papanya dengan erat, melihat Braga dan Ziona yang duduk bedampingan membuat Alleia mati-matian menahan air matanya yang mendesak ingin keluar. Namun yang membuat Alleia makin sakit hati lagi adalah saat dia memikirkan perasaan papanya. Papanya pasti jauh lebih sakit lagi saat melihat Braga yang sudah dibesarkan mati-matian dan penuh pengorbanan, kini bertemu dengan orangtua kandungnya dan nampak sangat dekat. Alleia ingat dulu saat Braga akan disekolahk